Tasikmalaya, intiraya.com | Dibuka langsung oleh Kepala Desa Kawitan Salopa Kabupaten Tasikmalaya, dan disaksikan sejumlah tokoh pemuda dan perwakilan pengawas pembina dari KCD XII provinsi Jawa Barat, acara panen melon perdana bertajuk open marketing di SMK PK Nurusalam Kab Tasikmalaya (21/11) di gelar.
Antusiasme masyarakat setempat dengan konsep melon petik sendiripun sangat lah besar. Menurut kepala sekolah SMK PK Nurusalam Dedi Z Mutaqin, panen melon ini sendiri sebagai wujud nyata atau implementasi dari hasil karya upskil dan reskil para guru jurusan pertanian agricultur dan tanaman pangan Hortikultura di beberapa industri agriculture baik di wilayah Jawa Tengah maupun di Jawa Barat.
“Dan ini hasilnya alhamdulillah para guru bersama peserta didiknya sudah bisa mengembangkan potensi buah melon sebagai prioritas unggungulan selain tanaman hortikultura lainnya. Kedepan saya berharap ini akan menjadi projek percontohan dan konsultan pertanian di daerah Salopa Kabupaten Tasikmalaya,” ujarnya.
Hal serupa juga di sampaikan kepala desa Kawitan Salopa Kabuoaten Tasikmalaya, Asep Pathoni yang sangat mendukung baik digagasnya panen melon dengan konsep open marketing ini sehingga bisa menarik masyarakat di sekitar untuk lebih mengetahui hasil dari budidaya pertanian di SMK ini.
“Saya rasa ini yang disebut upaya ketahanan pangan di bidang pertanian khusunya dalam bidang hortikulutra, saya berharap nanti para petani muda di daerah salopa bisa belajar banyak teknologi teknologi pertanian di sekolah ini, ” tandasnya.
Memiliki dua green house, di lingkungan Ruang Praktek siswa di sekolahnya, SMK PK Nurusalaam bertekad untuk terus memacu keberhasilan para guru dan peserta didiknya sebagai pusat keunggulan terutama di bidang agrobisnis dalam melahirkan potensi muda sebagai petani milenial di abad ini. (dzm)











