Tasikmalaya, intiraya.com | Pembangunan lapangan bola diatas tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir Sampah Ciangir Tamansari dapat sorotan dari tokoh sekaligus aktivis dan pemerhati lingkungan.
Nasarudin Latif, pemerhati lingkungan asal Kecamatan Tamansari mengatakan, pembangunan tersebut hanya pencitraan dan tidak menjadi solusi bagi penanganan sampah di Kota Tasikmalaya.
“Menurut saya tidak ada urgensinya. Itu hanya pencitraan saja, tidak menjadi solusi dalam penanganan sampah di Kota Tasikmalaya,” terang Latip kepada media, Jum’at (22/11/24).
Selain itu, Latif juga menduga ada penghamburan anggaran dari pembangunan tersebut. Karena menurutnya tidak mungkin pembangunan lapang tersebut tanpa biaya.
“Ngambil tanah, pengurugan juga sopir pengangkutan tanahnya itu tentu ada biaya operasionalnya, makanya tidak mungkin kalau tidak ada biayanya,” tambahnya.
Terakhir, Latif mengatakan, siapapun walikotanya, jika tatakelolanya hanya memindahkan tempat pembuangan akhir saja masalahnya tidak akan pernah selesai.
“Ya kalau hanya memindah tempatkan saja masalahnya tetap sama dan tidak akan selesai. Jadi bukan menyelesaikan masalah malah terlihat menghindari masalah,” tandasnya. (***)









