Pendidikan

Liburan Ceria di Komunitas Gada Membaca dengan Belajar dan Bermain Lewat Dongeng

328
×

Liburan Ceria di Komunitas Gada Membaca dengan Belajar dan Bermain Lewat Dongeng

Sebarkan artikel ini

Ciamis, kamarang.id | Mengisi waktu libur sekolah tak selalu harus dengan liburan ke tempat wisata.

Di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, sebuah komunitas literasi bernama Gada Membaca menggelar kegiatan edukatif dan menyenangkan bagi anak-anak.

Berlokasi di Desa Winduraja, Kecamatan Kawali, kegiatan ini menghadirkan suasana belajar yang seru melalui dongeng, pertunjukan perkusi, pantomim, menggambar, hingga bermain boneka tangan.

Ratusan anak dari berbagai daerah tampak antusias mengikuti rangkaian acara yang berlangsung sejak Minggu pagi, 24 Agustus 2025.

Dengan duduk berjejer di lantai, mereka menyimak cerita yang dibawakan oleh para pendongeng dengan penuh semangat dan rasa ingin tahu.

Salah satu pendongeng, Andi Yudha Asfandiar, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membuka ruang ekspresi bagi anak-anak sekaligus mengenalkan literasi dengan cara yang menyenangkan.

“Seru dan sangat bermanfaat untuk anak-anak. Kami ingin membiasakan mereka dengan kegiatan seperti ini bergerak, bersuara, bercerita agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang kreatif dan memiliki potensi diri,” jelas Andi.

Tak hanya anak-anak, para orang tua dan pendamping pun tampak terlibat aktif. Mereka mendampingi anak-anak selama kegiatan berlangsung dan ikut menikmati setiap pertunjukan yang ditampilkan.

Nur Hanifah Elrustami, salah satu peserta dari Indramayu yang hadir bersama putrinya, mengaku sangat senang bisa mengikuti kegiatan ini.

“Seru banget, Tadi denger cerita, menggambar, main perkusi, dan dengerin dongeng. Asyik banget, ujarnya sambil tersenyum.

Kegiatan yang digagas oleh Komunitas Gada Membaca ini juga menghadirkan layanan perpustakaan keliling.

Usai mengikuti seluruh kegiatan, anak-anak tampak bersemangat meminjam buku dari motor perpustakaan yang disediakan.

Hal ini menjadi penutup yang manis dari rangkaian kegiatan hari itu, sekaligus mendorong semangat membaca sejak dini.

Dengan pendekatan yang menyenangkan dan ramah anak, kegiatan ini menjadi bukti bahwa literasi bisa ditanamkan lewat permainan dan kreativitas, serta menjadi alternatif positif untuk mengisi waktu liburan. (Boy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *