Daerah

Empat Pelaku Bullying yang Viral, Ditangkap Warga dan Petugas Di Cigalontang

464
×

Empat Pelaku Bullying yang Viral, Ditangkap Warga dan Petugas Di Cigalontang

Sebarkan artikel ini

Tasikmalaya, kamarang.id | Empat orang pelaku kasus bullying yang terjadi di wilayah kota Tasikmalaya pada haru Jumat (5/12/2015) berhasil di amankan petugas dan warga di wilayah Polsek Cigalontang pada Sabtu (6/12/1l2025) Sore sekitar pukul 15.00.

Penangkapan empat orang pelaku yang kesemuanya merupakan perempuan tersebut di sampaikan Kapolsek Cigalontang Iptu Aan.

“Iya kemarin pada hari sabtu sore kita berhasil mengamankan empat orang pelaku kasus bullying yang TKP nya ada di wilayah kota Tasik” Kata Aan.

Berdasarkan keterangan para pelaku kepada petugas mereka sampai ke wilayah Cigalontang dengan maksud menghindari kejaran petugas.

“Kasusnya kan sempat viral di media sosial, sehingga mereka berempat merasa ketakutan, dan akhirnya mereka memesan maxim dengan maksud mancari tempat yang aman untuk bersembunyi,” kata Aan.

Sebelum mereka sampai ke wilayah Cigalontang, mereka sempat berputar putar, hingga akhirnya meminta sopir maxim, untuk menuju ke arah Cigalontang.

Sesampainya di Cigalontang tepatnya desa jayapura, begitu mobil berhenti mereka keluar dari mobil, bukanya membayar namun malah langsung berlarian ke pemukiman penduduk.

Dari ke empat orang perempuan tersebut tiga kabur ke pemukiman penduduk dan satu orang berhasil di tangkap sopir Maxim atas nama LP (15) dan langsung di bawa ke polsek sambil membuat laporan.

“Setelah mendapat laporan kami perintahkan anggota untuk melakukan pencarian, dan dengan dibantu warga, akhirnya ke tiga pelaku berhasil diamankan,” kata Aan.

Ke empat pelaku yang semuanya merupakan warga Kota Tasikmalaya tersebut terlihat shok, begitu diamankan warga dan petugas di area pemukiman penduduk.

Untuk menghindari hal yang hal yang tak diharapkan maka saat itu juga ketiganya yang masing masing A (19), N (18) M (19) dan IP (16) dibawa ke mapolsek Cigalontang.

Dari pengakuan ke empat orang perempuan tersebut, ternyata mereka bukan berasal dari satu wilayah. Namun ada yang dari Mangkubumi, Manonjaya, Cihideung dan satu orang berasal dari Kecamatan Salopa

“Kami Langsung berkoordinasi dengan rekan rekan dari Reskrim Polresta, hingga akhirnya mereka tiba dan langsung di bawa oleh Resmob Polresta. jadi untuk penanganan kasusnya oleh Polres kota, karena baik TKP atau para pelakunya semua dari wilayah Kota tasik,” pungkas Aan. (Adj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *