Kriminal

Bandar Miras di Singaparna Tak Berkutik Digerebeg Ormas Islam

207
×

Bandar Miras di Singaparna Tak Berkutik Digerebeg Ormas Islam

Sebarkan artikel ini
Bandar Miras di Singaparna Tak Berkutik Digerebeg Ormas Islam
Barang Bukti Miras Disita Ormas ISlam Tasikmalaya

Tasikmalaya, intiraya.com | Sehari pasca memeriahkan HUT RI ke 79 di Tasikmalaya, sejumlah ormas islam langsung bergerak menelusuri para bandar dan penjual miras di wilayah Kampung Singasari Singaparna Kabupten Tasikmalaya.

Aksi sidak tersebut menace atas laporan warga yang sudah jengah melihat aktifitas para pemabuk di sekitar terminal bus Singaparna yang kerap kali mengangu kenyamanan warga setempat terlebih para pengguna moda transportasi bis, elf dan angkutan umum di tempat itu.

Berbekal laporan warga yang merujuk pada sebuah warung berkedok jamu, akhirnya ormas islam berhasil menggasak puluhan botol miras, tak hanya itu dari sebuah kos kosan di sekitar kampung tersebut yang tak jauh dari kantor kecamatan Singaprna ormas islam juga kembali menemukan ratusan botol minuman keras siap edar.

Botol botol inipun langsung ditumpahkan, agar tidak lagi terjual dan terkonsumsi oleh generasi muda di kota yang notabene adalah pusat pesantren dan jantung kota syuhada pahlawan nasional Kiyai Haji Zainal Mustofa.

Tokoh ulama Singaparna KH. Muhamad Anshori saat dikonfirmasi terkait penemuan ribuan botol miras ini mengatakan bahwa pihaknya sangat menyayangkan lemah dan lambannya penanganan dari aparat sehingga terlesan perderan miras ini bebas dijual dj kota santri ini.

“Sangat sangat sangat menyayangkan, karena akar kejahatan dan maksiat ini berawal dari miras itulah kenapa Allah SWT mengharamkannya, saya berharap aparat tidak slow respon jika ada laporan warga terkait miras ini, jangan sampai masyarakat hilang kepercayaan kepada aparat dan meminta ormas islam untuk bergerak, dan ini hasilnya kan,” ujarnya.

Untuk sementara penjual yang di duga bandar miras inipun di amankan di mapolsek Singaparna. (dzm)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *