Daerah

4 Infokus SD Pasirmalang Hilang Dicuri

388
×

4 Infokus SD Pasirmalang Hilang Dicuri

Sebarkan artikel ini

Tasikmalaya, kamarang.id | Aksi pencurian terhadap barang barang milik sekolah terjadi di kecamatan Cigalontang.

SDN Pasirmalang yang berada di kampung Pasirmalang desa Lengkongjaya pada Selasa malam menjadi sasarannya, 21 Oktober 2025. Akibat aksi pencurian tersebut 4 unit infokus diketahui hilang dari dalam kantor.

Abdulah yang pertama kali mengetahui adanya pencurian menuturkan pada Rabu pagi sekitar pukul 06.00 ia bermaksud membersihkan ruangan kantor.

Namun alangkah kagetnya saat Abdulah yang juga merupakan penjaga sekolah, melihat kondisi ruangan kantor sudah berantakan.

“Lalu saya perhatikan di dalam Ruangan kantor terlihat ada bekas orang masuk melalui ventilasi pintu,” kata Abdulah.

Menyadari telah terjadi sesuatu maka Abdulah pun melaporkanya ke kepala Sekolah.

Saat kepala sekolah, tiba lalu melakukan pemeriksaan, pelaku yang diperkirakan lebih dari satu orang sempat merusak beberapa pintu lemari. Namun yang di ketahui hilang hanya ada 4 unit Infokus.

“Ada tiga lemari yang di rusak pintunya, namun yang di bawa hanya 4 unit infokus nya saja, sedangkan kabel kabelnya di biarkan berantakan,” kata kepala sekolah.

Anggota Polsek yang tiba di TKP setelah mendapat laporan langsung melakukan olah TKP.

Dari hasik olah TKP tersebut, kapolsek Cigalontang Iptu Aan mengatakan, pelaku yang diperkirakan lebih dari satu orang masuk ke ruangan kantor melalui pintu ruang kelas dua yang dirusak.

“Awalnya pelaku masuk ke ruangan kelas dua, dengan cara merusak pintu kelas,” Kata Aan.

Setelah berada di ruangan, pelaku lalu masuk ke dalam Kantor melalui pentilasi pintu yang menyambungkan antara ruang kelas dengan kantor.

“Setelah berada diruangan kantor, pelaku lalu mencari barang berharga, dan setelah berhasil, lalu keluar melalui pintu kantor yang di rusak dari bagian dalam,” terang Aan.

Kini kasus tersebut sedang dalam penyelidikan Polsek Cigalontang

Sementara itu menurut seorang guru di sekolah tersebut, pelaku yang di perkirakan lebih dari satu orang, di duga berbadan kecil hal tersebut karena melihat lubang ventilasi pintu yang hanya berukuran 50 cm x 60 cm.

“Kalau yang badanya besar tidak mungkin masuk, lagi pula pada saat ia masuk ke lubang ventilasi, selain naik di atas bangku belajar, karena mungkin tida sampai. Maka dia menumpuk bantal kursi hingga 4 buah sehingga bisa sampai ke lubang ventilasi tersebut,” katanya. (Adj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *