Daerah

Warga Kutawaringin Diresahkan oleh Gerombolan Monyet yang Menyerang Perkampungan dan Kantor Desa

558
×

Warga Kutawaringin Diresahkan oleh Gerombolan Monyet yang Menyerang Perkampungan dan Kantor Desa

Sebarkan artikel ini
Warga Kutawaringin Diresahkan oleh Gerombolan Monyet yang Menyerang Perkampungan dan Kantor Desa
Warga Kutawaringin Diresahkan oleh Gerombolan Monyet yang Menyerang Perkampungan dan Kantor Desa

Tasikmalaya, kamarang.id | Sudah hampir lima bulan ini, warga masyarakat kampung Mekarjaya desa Kutawaringin kecamatan Salawu dibuat resah dengan banyak monyet yang berkeliaran dikampungnya.

Kawana monyet yang sering datang tersebut, bukan hanya satu atau dua ekor saja, namum terkadang datang bergerombol lebih dari sepuluh ekor.

“Wah, lama Lama mah bisa jadi kampung monyet di sini mah pa,” Kata seorang warga yang nampak mengeluh.

Gerombolan monyet yang berasal dari gunung Tawilis tersebut, menurut warga sangat sulit dikendalikan.

“Bingung masyarakat mah pa, mau dibunuh kan tida boleh, di usir sama Kita malah balik menyerang, sama anjing saja bukanya kabur malah anjingnya yang di kejar kejar, sampai pernah kejadian ada anjing yang menggongong monyet, anjingnya malah di kejar kejar oleh lebih dari lima ekor monyet, sampai anjingnya kabur entah ke mana,” Kata Wawan warga sekitar

Gerombolan Monyet tersebut memang tidak pernah menyerang manusia, bahkan belum penah ada yang digigit, namum keberadaan monyet di lingkungan masyarakat sanggat tidak bikin nyaman.

Puluhan monyet tersebut selain sering bergelantungan di pohon pohon, juga berkeliaran di area pemukiman warga.

“Memang belum, pernah ada yang menggigit, karena memang monyetnya juga jinak jinak, mereka berkeliaran sepertinya hanya mencari makanan saja,
Karena kalau sudah di kasih makan kaya pisang pepaya, bahkan seseringnya suka dikasih nasi, setelah dimakan mereka pada pergi lagi ke hutan” Katanya

Sementara itu menurut kepala desa Kutawaringin, Syarif Hidayat, permasalahan. Monyet di wilayah desa Kutawaringin sepertinya menjadi sebuah permasalahan yang tak akan Mudah diselesaikan.

“Sebelum saya menjadi kepala desa tahun 2020, permasalahan monyet sudah muncul, bahkan pada saat kami kampanye pemilihan kepala desa, salah satu yang banyak diusulkan oleh masyarakat adalah agar bisa mengendalikan penjarahan yang dilakukan gerombolan monyet,” Kata syarif saat di temui di bale desa kutawaringin selasa 11 Novemvber 2025

Setelah syarif terpilih sebagai kepala desa, ia sempat mengirim surat permohonan bantuan penanggulangan monyet, namum hingga kini baru ada sebatas pengontrolan saja.

“Sudah lebih dari tiga kali kami mengirim surat permohonan bantuan penanggulangan monyet ke pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, tapi sampai saat ini belum ada tindakan nyata,” terang Syarif.

Kedatang gerombolan Monyet ke pemukiman penduduk di benarkan Syarif memang sudah sangat meresahkan.

Kalau dulu hanya merusak tanaman yang berada di sekitar lereng Gunung Tawilis saja, akibatnya sampai sekarang sudah tidak ada lagi yang berani bercocok tanam di sana, dan sekarang sudah hampir setahun geromobolan monyet dari gunung Tawilis yang jarak ke perkampungan sekitr 4 km itu makin mendekati ke area perkampungan penduduk.

“Bahkan sudah lima atau empat bulan ini malah makin menjadi jadi sampai ke tengah pemukiman penduduk, Bahkan suatu hari saya sedang berada di kantor desa, tiba tiba datang tiga ekor monyet dua induknya satu anaknya karena masih kecil, itu saya kira monyetnya mau bikin KTP,” Kata syarif sambil tertawa. (Adj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *