Hiburan

Tayang Serentak 20 Juni, MD dan Presidium KAHMI Kabupaten Tasik Sambut Baik Film LAFRAN

198
×

Tayang Serentak 20 Juni, MD dan Presidium KAHMI Kabupaten Tasik Sambut Baik Film LAFRAN

Sebarkan artikel ini
Tayang Serentak 20 Juni, MD dan Presidium KAHMI Kabupaten Tasik Sambut Baik Film LAFRAN
screen shoot film lafran

Tasikmalaya, kamarang.id | Sempat tertunda selama 6 tahun karena pandemic Covid 19, akhirnya film Lafran tayang serentak di bioskop Indonesia pada 20 Juni 2024 (Hari ini.red)

Film Lafran menceritakan biografi Lafran Pane, pendiri organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

Sejumlah nama besar terlibat dalam proyek yang digarap sutradara Faozan Rizal. Sebut saja Dimas Anggara, Lala Karmela, Mathias Muchus, Tanta Ginting, Ariyo Wahab, sampai Farandika.

Penayangan film Lafran disambut baik presidium Kahmi Kabupaten Tasikmalaya serta Majelis Daerah Kabupaten Tasikmalaya.

H. Demi Hamzah Rahadian, Koorpres KAHMI Kabupaten Tasikmalaya sangat senang film Lafran akhirnya tayang hari ini (20/06/24).

Ia mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk menonton secara serentak film yang menceritakan perjuangan Lafran Pane mendirikan organisasi Mahasiswa.

Di Tasikmalaya, film Lafran tayang di salah satu bioskop (XXI Transmart) mulai tgl 20 juni 2024 .

Panayangan terbagi dua ada yang nonton bareng dan ada reguler di bioskop2 yang sudah ditentukan.

“Untuk pelaksanaan nobar bisa menghubungi bapak Arismuda dari radepastudio 0813 1602 8996 (dengan syarat2 tertentu),” terang Edi Bukhori, Sekum MD KAHMI Kabupaten Tasikmalaya, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Kamis (20/06/24).

Sedangkan untuk penayangan regular, terang Edi, jadwal sesuai jadwal bioskop. mulai tgl 20 juni 2026 sampai batas waktu yg tidak ditentukan tergantung antusias penonton setiap waktunya.

Empat Hari Pertama

Edi menambahkan, untuk mempertahankan lama penayangan dilayar bioskop dipengaruhi oleh 4 hari pertama yaitu hari Kamis Jumat Sabtu Ahad (20-25 Juni 2024).

“Minimal 40-50 0rang pertayang setiap harinya,” tambahnya.

Untuk mendukung mobilisasi dan sosialisasi film lafran, Majelis Nasional (MN) KAHMI sudah beraudiensi dengan Kapolri dan Mendagri.

“Diharapkan MD dan MW juga bisa memfollow up audiensi di daerahnya masing-masing,” ujar Edi.

Diketahui, dalam 90 menit film ini, 60 menitnya menceritakan tentang mempertahnakan kemerdekaan dan hanya 28 menit menceritakan ke-HMI-annya.

Dengan itu, MD dan MW bisa bekerjasama dengan Kesbangpol dengan acara nonton film bertema kebangsaan.

Menurutnya film ini bisa merajut silaturahmi antar kader HMI, dan menumbuhkan serta menjaga nafas keislaman dan keindonesiaan kader HMI.

“Film ini juga sangat cocok untuk generasi milenial dimana mereka akan ditanamkan rasa keindonesiaan dan keislaman mereka,” katanya.

“Film ini sangat layak di tonton oleh semua lapisan masyarakat,” tegasnya.

Guna mensukseskan film Lafran ini, Edi berinisiatif mengajak semua kalangan untuk menonton film yang syarat sejarah ini. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *