Ekonomi

Satgas Pangan Kabupaten Tasikmalaya Sidak Pasar Singaparna, Beberapa Kebutuhan Alami Kenaikan Harga

257
×

Satgas Pangan Kabupaten Tasikmalaya Sidak Pasar Singaparna, Beberapa Kebutuhan Alami Kenaikan Harga

Sebarkan artikel ini
Satgas Pangan Kabupaten Tasikmalaya Sidak Pasar Singaparna, Beberapa Kebutuhan Alami Kenaikan Harga
Satgas Pangan Kabupaten Tasikmalaya Sidak Pasar Singaparna, Beberapa Kebutuhan Alami Kenaikan Harga

Tasikmalaya,intiraya.com | Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Tim Satgas Pangan Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat menggelar Insfeksi mendadak, ke pasar tradisional Singaparna dan toko swalayan, Jumat pagi 28 Maret 2025.

Petugas gabungan, Kepolisian Resort Tasikmalaya, Pemkab Tasikmalaya dan Bulog mendatangi sejumlah lapak pedagang di Pasar Tradisional Singaparna serta Swalayan yang berada di sekitar pasar.

Petugas mendapati sejumlah kebutuhan pokok mengalami kenaikan harga. Mulai Cabai Rawit merah naik menjadi Rp 100 ribu dari asalnya Rp 60 ribu perkilogram. Daging ayam juga naik dari asalnya 30 ribu menjadi 35 ribu.

“Saya Kapolres Tasikmakaya bersama Pemda dan Bulog, Kami satgas pangan melakukan insfeksi mendadak di Pasar dan swalayan terkait harga pangan. Ada beberapa kebutuhan yang naik tapi tidak signifikan. Cabai merah ada daging sapi juga naik tapi belum signifikan,” kata Kapolres Tasikmalaya, AKBP Haris Dinzah pada media di lokasi.

Untuk harga bahan pokok yang lain masih terbilang stabil meski mengalami sedikit kenaikan. Bawang merah mencapai Rp 48 ribu perkilogram. Bawang putih dijual Rp 48 ribu perkilogram. Gula pasir dijual Rp 17 ribu perkilogram. Beras medium dihargai Rp 13 ribu dan beras premium dijual 15 ribu perkilogram.

Pasokan Pangan Aman

Haris Dinzah memastikan ketersediaan pasokan kebutuhan mencukupi. “Pasokan aman yah. Cukup malahan bukan hanya untuk lebaran. Bisa buat beberapa bulan kedepan,” kata Haris.

Sementara, Salsah, Kabid Pengembangan dan Pengendalian Perdagangan Diskopukindag Kabupaten Tasikmalaya, mengungkapkan, kenaikan harga disebabkan berbagai faktor, mulai cuaca, rantai distribusi hingga pengalihan lahan yang ditanami padi.

“Misalnya kaya cabai ada alih fungsi lahan. Tadinya tanam cabai kini tanam padi,” kata Salsah.

Satgas pangan pastikan pasokan kebutuhan mencukupi di Hari Raya. Bahkan, ketersediaan beras di Bulog Cabang Ciamis yang membawahi Garut, Tasik, Ciamis, Banjar dan Pangandaran bisa mencukupi hingga delapan bulan kedepan.

“Beras ketersediaanya mencukupi yah. Tidak hanya lebaran sampai tujuh delapan bulan kedepan masih aman. Stok dikita ada 16 ribu ton,” kata Kepala Cabang Bulog Ciamis, Dadan Irawan.

Adapun Masyarakat, berharap agar harga kebutuhan bisa terkendali memasuki lebaran. Mereka agar bisa merayakan hari Raya dengan baik.

“Kami maunya harga murah yah pak. Mau hari raya lagi,” kata Ani. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *