Daerah

Retribusi Sampah Tidak Maksimal, Feri : Target Kami Mengurangi Volume Sampah di TPA

539
×

Retribusi Sampah Tidak Maksimal, Feri : Target Kami Mengurangi Volume Sampah di TPA

Sebarkan artikel ini
Retribusi Sampah Tidak Maksimal, Feri : Target Kamu Mengurangi Volume Sampah di TPA
Retribusi Sampah Tidak Maksimal, Feri : Target Kamu Mengurangi Volume Sampah di TPA

Tasikmalaya, kamarang.id | Pencapaian retribusi sampah pada Dinas Lingkungan Hidup tahun 2025, tidak memenuhi angka yang ditargetkan.

Sesuai data dari SIPD RI, dinas Lingkungan Hidup Kota Tasikmalaya memiliki target retribusi sebesar 4 miliar rupiah, namun baru tercapai 2 miliar rupiah.

Dengan begitu ada angka minus di besaran 2 miliar rupiah.

Feri Arif Maulana, Kabid Sampah Dinas Lingkungan Hidup, membenarkan hal tersebut. Menurutnya hal itu tidak menjadi masalah.

“Oh itu ada minus 2 miliar, tidak sesuai angka yang ditargetkan untuk tahun ini, ya,” terang Feri melalui saluran telepon, Kamis malam 23 Oktober 2025.

Feri mengatakan, hal tersebut terjadi karena masyarakat sudah mulai paham untuk mengolah sampah di tempat, jadi sampah tidak banyak yang diangkut ke TPA.

“Dan justru target kami ya, ada pengurangan volume sampah di TPA.” tambah Feri.

Kurangi Volume Sampah di TPA

Menurutnya, pengolahan sampah di sumber menjadi target dirinya sehingga pengangkutan ke TPA jadi berkurang dengan resiko berkurangnya capaian retribusi sampah.

“Seperti di Banyumas, volume sampah ke TPA itu hanya dua dumtruck perhari, dan itu bagus. Kami mau terapkan di sini supaya masyarakat lebih gencar mengelola sampah di rumah masing masing jadi tidak ada pengangkutan sampah dengan volume besar ke TPA,” ujarnya.

Guna mencapai target tersebut, Feri dan tim mengaku terus melakukan sosialisasi ke masyarakat untuk menerapkan pola pengolahan sampah di sumbernya.

“Sampah itu bisa diolah oleh masyarakat sendiri, ada yang bisa diolah jadi pupuk, jadi pakan ternak, juga jadi kerajinan. Kami selalu sosialisasikan hal tersebut, berikut penyediaan sarana seperti TPS3R,” ungkapnya.

Dengan begitu lanjut Feri, selain bisa mengurangi volume sampah, masyarakat juga bisa menambah pundi pundi ekonomi dari hasil pengolahan sampah tersebut.

Ditanya tidak tercapainya retribusi apakah bisa mempengaruhi terhadap anggaran, Feri mengatakan tidak berpengaruh secara signifikan.

“Nggak lah, atuh kalau gitu mah yang tidak punya PAD tidak akan dikasih anggaran. Kita tidak berpikir kesana, karena ini pelayanan langsung kepada masyarakat, tentu ada pos pos anggaran jadi tidak tergantung pada PAD yang masuk,” jelasnya.

Untuk itu, Feri mengajak kepada masyarakat agar lebih giat mengelola sampah di sumbernya sehingga volume sampah di TPA bisa berkurang. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *