Daerah

Pasien Puskesmas Taraju Membludak, Isu Keracunan Mencuat

332
×

Pasien Puskesmas Taraju Membludak, Isu Keracunan Mencuat

Sebarkan artikel ini

Tasikmalaya, kamarang.id | Dalam sepekan ini masyarakat kecamatan Taraju digegerkan dengan banyaknya pasien yang berada di puskesmas Taraju.

Dalam sebuah status warga terlihat deretan pasieun di setiap bed yang berjejer diruang perawatan, nampak di penuhi pasien.

Saking banyaknya pasien yang di rawat hingga blangkar di dalam mobil ambukan yang biasa hanya digunakan untuk pasien yang akan dirujuk pun terpaksa di isi pasien.

Bahkan sebuah ruangan yang sebelumnya tak difungsikan untuk ruang perawatanpun terpaksa di isi oleh beberapa orang pasien yang bergelimpangan di lantai Puskesmas

Banyaknya pasien yang dirawat di puskesmas Taraju memunculkan dugaan adanya keracunan.

“Katanya iya ada keracunan pak karena tak biasanya di Puskesmas sampai banyak’2ce pasien yang bergelimpangan,” kata seorang Warga.

Adanya Dugaan kasus keracunan yang terjadi di wilayah kecamatan Taraju, di perkuat dengan banyaknya warga yang merupakan keluarga pasien yang berkerumun di halaman. puskesmas.

Begitu juga puluhan petugas puskesmas yang terlihat sibuk memeriksa setiap pasien.

Namun saat dikonfirmasi kepala Puskesmas Taraju Ayi Rusmana. S. Kep, menyatakan tak ada kasus Keracunan di wilayahnya.

“Perlu kami sampaikan bahwa di wilayah’ kecamatan Taraju tida ada kasus Keracunan” katanya.

Adanya pasieun yang tiba tiba membludak menurut Ayi itu merupakan pasieun penyakit biasa.

“Di puskesmas Taraju ini memang ruang Rawat inafnya kecil, kafasitas bed nya juga sedikit, sehingga jika terjadi banyak pasieun seperti sekarang, kita sering kewalahan juga” Katanya

Mengenai melonjaknya jumlah pasien yang rawat inap, menurut Ayi memang sudah biasa terjadi.

“Kadang kadang jika sedang banyak pasieun, yang harus di rawat, kondisinya ya seperti ini. Dan kalau sudah kewalahan terpaksa kita suka rujuk ke puskesmas terdekat, seperti ke puskesmas Puspahiang atau ke RS,” terangnya. (Adj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *