Daerah

Padukan Sampah dan Pertanian, Bank Sampah Taruna Resik dapat Apresiasi dari Angdew dan Dinas Terkait

337
×

Padukan Sampah dan Pertanian, Bank Sampah Taruna Resik dapat Apresiasi dari Angdew dan Dinas Terkait

Sebarkan artikel ini
Padukan Sampah dan Pertanian, Bank Sampah Taruna Resik dapat Apresiasi dari Angdew dan Dinas Terkait
Dinas LH, Dinas DKP3, Angogota DPRD,Lurah dan LPM Mengunjungi bank sampah Taruna Resik

Tasikmalaya, kamarang.id | Kabid Pengelolaan persampahan Dinas Lingkungan Hidup, Perwakilan DKP3 Kota Tasikmalaya dan Anggota Dewan Fraksi PKS Elan Jaelani, mengunjungi Bank Sampah Taruna Resik Kudang Kidul Ciakar, Selasa 18 Maret 2025.

Pada kesempatan tersebut, Kabid Pengelolaan Persampahan DLH Kota Tasikmalaya, Feri Arif Maulana, sangat mengapresiasi penerapan bank sampah di Taruna Resik.

“Alhamdulillah dan terimakasih, bantuannya dari pemerintah telah diterapkan oleh bank sampah ini,” ungkapnya.

Selain itu, Feri juga merasa bangga karena ternyata pengelolaan bank sampah tersebut bisa dipadukan dengan program pertanian.

Disini dimana Bank Sampah Taruna Resik memadukan hasil olahan sampah organik menjadi pupuk yang digunakan untuk tanaman talas Pratama.

“Ternyata bank sampah juga bisa disinergikan dengan pertanian, ini sangat bagus dan kreatif,” tambahnya.

Padukan Sampah dan Pertanian, Bank Sampah Taruna Resik dapat Apresiasi dari Angdew dan Dinas Terkait
Tanaman Talas Hsail perpaduan olahan sampah organik dan pertanian/ist

Feri berharap sinergitas tersebut menjadi inovasi dan motivasi bagi pengelola bank sampah dan masyarakat sekitar untuk meningkatkan ekonominya.

Untuk itu, Feri menanyakan aspirasi apa yang ingin disampaikan pihak bank sampah guna bank sampah tersebut bisa berkembang baik.

“Harapannya ada nilai ekonomis dari pengelolaan sampah ini, untuk aspirasinya bisa disampaikan guna berkembang baik,” katanya.

Jalan Usaha Tani

Imam, direktur taruna resik mengungkapkan, untuk sementara ini pihaknya ingin dibukakan jalur transportasi dari jalan ke tempat bank sampah tersebut.

Karena menurutnya akses jalan baru bisa dilewati motor saja, sedangkan untuk keperluan pengangkutan baik sampah dan hasil panen talas memerlukan kendaraan lebih besar.

“Sedang mengajukan jalan usaha tani, kebetulan sekarang ada dari pertanian, mudah mudahan bisa diperhatikan. Karena sementara akses jalan saja yang kami butuhkan,” terang Imam.

Adapun Deni, dari DKP3 Kota Tasikmalaya mengatakan, pihaknya akan mengecek pengajuannya. “Kebetulan nih ada pak dewan, siapa tahu pak dewan mau menitipkan anggarannya untuk pembuatan JUT,” terang Deni singkat.

“Nanti kita cek pengajuannya, mudah mudahan ada dukungan anggarannya. Tapi kalau untuk budidaya mah Alhamdulillah kami sering diskusi di sini,” tambahnya.

Padukan Sampah dan Pertanian, Bank Sampah Taruna Resik dapat Apresiasi dari Angdew dan Dinas Terkait
Padukan Sampah dan Pertanian, Bank Sampah Taruna Resik dapat Apresiasi dari Angdew dan Dinas Terkait/ist

Elan Jaelani, anggota DPRD Kota Tasikmalaya, akan mendorong aspirasi yang disampaikan masyarakat apalagi mengenai penanganan sampah tersebut.

“Insyaalloh kami dorong,” terangnya.

Apalagi menurutnya, permasalahan sampah di Kota Tasikmalaya masih menjadi momok bagi masyarakat ditengah tengah slogan Tasik Kota Resik.

“Penanganan sampah perlu andil semua pihak. Mudah mudahan jika penanganan sampah dimulai dari sumbernya tidak ada lagi penumpukan sampah di TPA Ciangir,” tambahnya.

Elan juga mendorong program TPS3R tingkat kelurahan dan juga TPST tingkat kecamatan yang mana bisa menjadi solusi dalam pengelolaan sampah dari sumbernya langsung.

“Jika program tersebut bisa menjadi solusi kenapa tidak didorong. Walau mungkin tidak mudah karena berkaitan dengan anggaran juga. Tapi mudah mudahan ada solusinya,” katanya.

Feri menambahkan, penanganan sampah menjadi salah satu misi dari walikota terpilih, sehingga hal tersebut menjadi kekuatan bagi Dinas LH dalam mewujudkan Tasik kota yang Resik.

“Alhamdulillah menjadi prioritas pak wali, ini bisa menjadi kekuatan dan motivasi kami menjadikan kota Tasik yang Resik,” pungkasnya. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *