Daerah

Miris, Lima Bulan Dibiarkan Ambruk, Lurah Leuwiliang Harap Harap Cemas Tunggu Perbaikan

434
×

Miris, Lima Bulan Dibiarkan Ambruk, Lurah Leuwiliang Harap Harap Cemas Tunggu Perbaikan

Sebarkan artikel ini
Miris, Lima Bulan Dibiarkan Ambruk, Lurah Leuwiliang Harap Harap Cemas Tunggu Perbaikan
Kondisi bangunan kantor kelurahan leuwiliang kawalu, kota tasikmalaya yang dibiatrkan ambruk

Tasikmalaya, kamarang.id | Miris, kantor Kelurahan Leuwiliang, Kecamatan Kawalu dibiarkan rusak dan tidak terpakai. Kini pelayanan Kelurahan Leuwiliang dilaksanakan di rumah kosong milik warga dengan cara di kontrak.

Budi Hendarsah, Lurah Kelurahan Leuwiliang,  mengatakan, pihaknya telah beberapa kali mengajukan untuk perbaikan kantornya, namun sampai saat ini belum terealisasi.

“Dari sejak jaman Pak Cheka kami mengusulkan, namun belum ada realisasi,” terang Budi saat ditemui di kantor sementara Kelurahan Leuwiliang, Kecamatan Kawalu, Kota Taskimalaya, Jumat 8 Agustus 2025.

Baru baru ini Budi mengaku sempat dengar kabar bahwa bulan Juni akan ada pembangunan, namun sampai saat ini belum ada kejelasan.

“Sempat saya bertanya kepada pihak terkait, katanya Juni tapi belum ada, Juli juga belum, malah sekarang sudah masuk bulan Agustus tapi belum ada,” tambahnya.

Budi mengaku, sekarang ngontrak di rumah warga sejak lima bulan terakhir, usai kejadian ambruknya kantor kelurahan tersebut.

“Ambruk kurang lebih lima bulan lalu, pas hujan besar, untung sedang tidak ada penghuni. Sejak saat itu kami ngontrak di rumah warga yang kebetulan kosong,” terangnya.

Untuk itu, ia berharap kepada pemerintah kota agar disegerakan realisasi anggaran perbaikan kantor kelurahan yang dipimpinnya tersebut.

“Saya dengar kelurahan yang lain sudah ada yang diperbaiki, saya harap yang ini segera soalnya ini sangat mendesak, biar pelayanan ke masyarakat bisa lebih nyaman,” katanya.

Terlebih lanjut Budi, jika ada kegiatan yang bersifat mengumpulkan banyak orang, Ia mengaku suka bingung melaksanakannya dimana.

“Iya sekarang tidak ada aula, jadi kalau kegiatan itu suka bingung. Makanya saya mohon segera diperbaiki terutama aulanya. Ini perlu di rombak total, ” harapnya. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *