Tasikmalaya, kamarang.id | Gelaran Temu Daerah BEM Nusantara Jawa Barat resmi berakhir dengan hasil yang memuaskan.
Mengusung misi besar “Satukan Langkah, Kuatkan Tekad: Mewujudkan Organisasi Berintegritas dan Berdampak”, forum ini sukses menjadi titik temu ide dan semangat perjuangan para pimpinan mahasiswa di wilayah Jawa Barat.
Kegiatan yang dipusatkan di Tasikmalaya ini mendapat perhatian khusus dengan kehadiran jajaran Forkopimda Kota Tasikmalaya, Rektor Universitas Mayasari Bakti, serta Koordinator Pusat (Korpus) BEM Nusantara.
Sinergi antar-elemen ini menunjukkan pengakuan atas peran vital mahasiswa sebagai pengawal kebijakan sekaligus penyambung lidah masyarakat.
Membangun Kekuatan Kolektif Lintas Wilayah
Forum ini melampaui sekadar pertemuan seremonial, ini adalah upaya serius untuk menyatukan visi mahasiswa dari berbagai penjuru Jawa Barat.
Rektor Universitas Mayasari Bakti dalam pesannya mengingatkan bahwa kedewasaan sebuah organisasi mahasiswa tercermin dari kemampuannya menciptakan solusi nyata yang bisa dirasakan langsung oleh publik.
Melalui diskusi yang produktif, delegasi dari berbagai kampus berupaya meleburkan perbedaan menjadi satu kekuatan kolektif.
Tujuannya jelas, memastikan mahasiswa Jawa Barat memiliki arah gerak yang sama dan terorganisir dengan baik.
Integritas sebagai Kompas Perjuangan
Menanggapi tantangan zaman yang semakin berat, Korpus BEM Nusantara menekankan bahwa integritas adalah harga mati bagi setiap aktivis.
Ia berpesan agar mahasiswa tetap menjaga independensi gerakan agar aspirasi yang dibawa tetap murni demi kepentingan rakyat banyak.
“BEM Nusantara Jawa Barat harus menjadi wadah yang responsif. Kita tidak hanya ingin dikenal melalui narasi yang kuat, tapi juga melalui aksi nyata yang solutif bagi tantangan di daerah,” ungkap salah satu pimpinan forum di sela acara.
Menuju Sinergi yang Berkelanjutan
Kehadiran jajaran Forkopimda turut membuka gerbang dialog antara kaum intelektual muda dan pemangku kepentingan di daerah.
Temu Daerah ini diharapkan mampu melahirkan gagasan-gagasan strategis yang akan menjadi panduan kerja organisasi ke depannya.
Acara diakhiri dengan ikrar kebersamaan dari seluruh perwakilan kampus yang hadir.
Semangat untuk saling menopang dan membesarkan antar-lembaga mahasiswa menjadi catatan penutup yang optimis demi kemajuan Jawa Barat di masa depan. (***)









