Tasikmalaya, intiraya.com | Rapat Pleno Pemungutan Suara Ulang Pilkada Kabupaten Tasikmalaya diwarnai aksi demo dari para pendukung pasangan calon nomer urut 03.
Mereka menuntut keadilan kepada pihak penyelenggara dan juga meminta para pihak penyelenggara mengusut tuntas dugaan dugaan kecurangan yang dilakukan Paslon nomer urut 02.
Ada beberapa temuan pelanggaran seperti politik uang yang dilakukan Paslon nomer urut 02. Aksi demo diwarnai kericuhan. Beruntung masa aksi bisa diredam.
Pantauan di lapangan, kehadiran aparat gabungan keamanan dari TNI, Polri di lokasi rapat pleno untuk menjaga dan juga menekan potensi aksi provokatif dari pihak-pihak yang tidak puas.
Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya kerusuhan yang dapat menggoyahkan kepercayaan publik terhadap proses demokrasi di daerah.
Adapun aparat gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, dan dari keamanan lainnya bekerja sama secara sinergis, sehingga meskipun atmosfer rapat penuh ketegangan, proses penghitungan surat suara PSU dapat berlangsung dengan tertib. (***)











