Daerah

Kementrian akan Bangun 200 Unit Rumah Tidak Layak Huni di Desa Campakasari

504
×

Kementrian akan Bangun 200 Unit Rumah Tidak Layak Huni di Desa Campakasari

Sebarkan artikel ini
Kementrian akan Bangun 200 Unit Rumah Tidak Layak Huni di Desa Campakasari
Kementrian akan Bangun 200 Unit Rumah Tidak Layak Huni di Desa Campakasari

Tasikmalaya, kamarang.id | Terdorong oleh rasa keprihatinan atas banyaknya rumah yang sudah tidak layak huni bahkan banyak diantaranya rumah yang nyaris roboh, yang terjadi di desa Cempakasari, Kecamatan Bojonggambir, dua orang warga nekad ke Jakarta mendatangi Istana negara, sepekan lalu.

Warga bernama Taip Salimadin dan Komarudin tersebut mendatangi istana dengan satu tujuan ingin membantu masyarakat agar bisa memiliki tempat tinggal yang layak.

“Demi allah saya berangkat ke Jakarta menggunakan uang pribadi, tanpa ada satu rupiahpun bantuan dari desa, apalagi meminta ke masyarakat,” Kata Taip saat di temui di rumahnya di Kecamatan Bojonggambir kamis 7 Naovember 2025.

Lebih jauh Taip menceritakan awalnya dia melakukan aksi mendatangi istana negara, karena dirinya sudah sangat prihatin melihat kondisi rumah masyarakat yang sudah jauh dari kata layak.

“Terkadang saya suka ngga bisa tidur, jika memikirkan kondisi masyarakat yang ada di lingkungan desa kami, sementara dari pihak pemerintah desa Campakasari, selama periode kepala desa yang sekarang yang sudah lima tahun, jangankan ada bantuan, pengajuan pun belum pernah dilakukan sama sekali, dan itu sudah kami cek ke dinas PUPR kabupaten Tasikmalaya, dan katanya belum pernah ada pengajuan RTLH dari Desa Campaksari Kecamatan Bojonggambir, ” terangnya sambil geleng geleng kepala.

Tak cukup sampai di situ maka Taip bersama Komarudin pun mendatangi kantor Desa Campakasari untuk mengklarifikasi keterangan dari dinas PUPR Kabupaten Tasikmalaya.

“Setelah kami tanyakan, menurut sekertaris desa, selama ini baru sebatas pendataan saja, namun memang belum pernah diajukan ke dinas PUPR KabupatennTasikmalaya, karena itu katanya kewenangan dari kepala desa,” katanya.

Menyadari akan hal tersebut maka Taip meminta data dari pihak desa hingga akhirnya memutuskan untuk berangkat ke Jakarta dengan tujuan menemui Mentri PUPR

“Alhamdulilah sesampainya di Istana negara, kami di terima dengan baik, bahkan kami dibantu diarahkan untuk mendatangi kementrian yang membidangi masalah RTLH,” Katanya

Hasil dari pertemuan dengan pihak kementrian yang membidangi masalah RTLH tersebut, kata Taip sangat memuaskan, karena pengajuan RTLH sebanyak 200 unit rumah dari desa Campakasari kecamatan Bojonggambir, Kabupataen Tasikmalaya akan di prioritaskan.

“Insya allah mudah mudahan, dua atau tiga bulan ke depan pengajuan bantuan RTLH sebanyak 200 unit rumah di Desa Campakasari, ke kementrian akan segera terrealisasi.” pungkasnya. (Adj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *