Tasikmalaya, kamarang.id | Atlet Futsal Kota Tasikmalaya akan ikut babak kualifikasi Porprov Jawa Barat, di Garut, mulai tanggal 04 Oktober 2025.
19 orang untuk tim futsal putra dengan pelatih lima orang dan 16 orang untuk tim futsal putri sama dengan 5 pelatih.
Ketua asosiasi Futsal Kota (AFKOT) Tasikmalaya, Adhitya Dwi Mulyana mengatakan, tim putra satu grup dengan tuan rumah Garut, kabupaten Tasik, Banjar dan Ciamis.
“Sementara untuk tim putri akan berhadapan dengan Garut, Cirebon dan Sukabumi,” terang Adhit kepada media.
Dalam pertandingan tersebut, Adit mengatakan, melalui sistem klasmen dengan juara satu dan dua akan melaju ke babak berikutnya.
“Ya sistemnya klasmen, juara satu dan dua akan melaju ke babak berikutnya,” tambahnya.
Melalui persiapan yang matang, Adhit optimis kedua tim futsal tersebut akan melaju ke babak berikutnya dan akan mewakili kota Tasikmalaya diajang Porprov nanti.
“Persiapan tim dimulai sejak Juni 2025, dengan intensitas latihan enam kali sepekan di GOR Siliwangi Futsal.” ujarnya.
Afkot juga mendatangkan pelatih berlisensi liga profesional, Muhammad Pahrul Hamzah, untuk memperkuat tim putra.
“Alhamdulillah, persiapan kami berjalan baik. Dukungan dari sponsor, juga perhatian dari Wali Kota, Kadispora, hingga Ketua KONI, menjadi suntikan motivasi bagi pemain dan pelatih,” kata Adit.
Dari sisi regulasi, mayoritas pemain merupakan kelahiran 2007 ke atas atau berusia maksimal 19 tahun. Namun, tim putri diperkuat tiga pemain senior berusia 21–24 tahun.
Bahkan dua di antaranya sudah berpengalaman bermain di Women Pro Futsal League, kasta tertinggi futsal putri di Indonesia.
“Keberadaan pemain berpengalaman ini diharapkan bisa mengangkat semangat rekan-rekan lainnya untuk tampil lebih baik,” tambahnya.
BK Porprov 2025 hanya meloloskan dua tim terbaik dari setiap grup. Meski begitu, Asosiasi Futsal Kota Tasikmalaya tetap optimistis mampu menembus Porprov dan mempersembahkan prestasi terbaik bagi daerah.
“Target kami jelas lolos. Kami yakin anak-anak sudah siap bertanding, apalagi semangat mereka luar biasa,” pungkas Adhitya. (***)











