Ekonomi

KIM Amanah Kita Luncurkan Islamic Micro Finance, Berikut Produk Produknya

192
×

KIM Amanah Kita Luncurkan Islamic Micro Finance, Berikut Produk Produknya

Sebarkan artikel ini
KIM Amanah Kita Luncurkan Islamic Micro Finance, Berikut Produk Produknya
KIM Amanah Kita Luncurkan Islamic Micro Finance, Berikut Produk Produknya
Intiraya | Ksatria Indonesia Maju – Amanah Kita (KIM-Amanah Kita) meluncurkan Islamic Micro Finance di Perum Permata Regency Kawalu, Senin (27/05/24).
Islamic Micro Finance ini merupakan lembaga keuangan mikro sariah, yang memiliki prodak yang cukup banyak.
Prodak produk tersebut diantaranya, menjalankan sistem jasa layanan keuangan, memenuhi prodak amalun untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat serta memiliki proses syariah dan tanpa riba.
“Ada juga ATM Sembako Murah (ASM) memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ucap Pendiri Islamic Micro Finance Amaludin M.St kepada wartawan usai melakukan Launching Islamic Mikro Finance.
Menurutnya, dengan profesi yang terbatas, dengan pendapatan tidak maksimal untuk memenuhi kebutuhan rumah tangganya maka melalui ASM, masyarakat meski punya 10 ribu bisa membeli bahan pokok.
Selain itu, Amaludin mengatakan, dengan Islamic Mikro Finance ini akan dibangun jejaring ekonomi secara menyeluruh, targetnya Toko dan warung atau marchent akan diberikan pelayanan jasa keuangan.
“Masyarakat bisa nabung di warung, dengan sistem yang dibangun dan jika membutuhkan modal usaha cukup datang ke toko atau warung itu dengan konsep jasa keuangan yang syariah,” ucapnya
Islamic Mikro Finance ini sudah tersebar di beberapa kota kota bear di Indonesia, mulai Sulawesi hingga sekatang di Tasikmalaya. Di Tasikmalaya sendiri merupakan caban ke 7.
Pimpinan Wilayah Tasikmalaya Alfie Akhmad Sa’dan Hariri, SH, SE, MH menyampaikan Islamic Micro Finance ini harapan yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat luas pada umumnya di Tasikmalaya.
Alfie menargetkan, merchant dari Islamic Micro Finance ini bisa dibangun di desa per 500 meter 1 merchant.
“Produk ini mengkampanyekan bagaimana kita menabung, dengan konsep ekonomi islam dan tidak ada riba,” ujarnya.
Apabila ada pinjam modal, lanjutnya, nantinya untuk kelebihannya bisa di musyarakahkan sesuai dengan perjanjian.
Oleh sebab itu, dirinya sangat optimis sekali produk ini akan mendapatkan animo yang sangat baik dari masyarakat. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *