Daerah

10 Orang Pasangan Haram di Hotel Terjaring Razia Gabungan Ulama Umaro Mangkubumi

146
×

10 Orang Pasangan Haram di Hotel Terjaring Razia Gabungan Ulama Umaro Mangkubumi

Sebarkan artikel ini

Tasikmalaya, intiraya.com | Sejumlah ulama dan umaro yang tergabung di Team Pelaksana Perda Tata Nilai No 7 THN 2014 melakukan monitoring ke beberapa Hotel yang berada di wilayah Kecamatan Mangkubumi, Jum’at 25 Oktober  2024.

Team yang terdiri dari para ulama, Koramil, Polsek, Pol PP, Pemerintah Kecamatan, Da’i Kamtibmas, DMI, Penyuluh Agama bergerak dari Kantor Kecamatan menuju beberapa titik sasaran yang telah menjadi target

KH Muhammad Yan Yan Al Bayani S.Kom.I.,M.Pd  selaku Ketua Team menjelaskan, bahwa Team Gabungan ini bergerak untuk memastikan apakah Perda Tata Nilai dilaksanakan oleh para pengelola hotel atau tidak, tutur Kiyai yang dikenal tegas memberantas kemaksiatan di Kota Tasikmalaya.

Sementara itu Kapolsek Mangkubumi IPTU Jajat Jatnika.SH menuturkan bahwa pada razia kali ini, terjaring 10 orang pasangan haram yang kedapatan sedang berduaan di kamar hotel dan kebanyakan usai melakukan hubungan layaknya suami istri.

Danpos Mangkubumi Pelda.TNI  Ogi Hakiki mewakili Danramil turut memimpin anggota TNI melakukan pengecekan.

“TNI turut mendukung kegiatan monitoring  kali ini dengan menerjunkan 5 anggotanya, bersama ulama Polri, Pol PP kita  dukung penegakan Perda Tata Nilai yg menjadi domainnya Sat Pol PP,” tegasnya.

“Dari beberapa pasangan yang terjaring razia, Empat di antaranya laki laki yang telah beristri dan perempuan yang telah bersuami, selebihnya belum menikah,” tutur Camat Mangkubumi Drs Slamet.

Kyai Yan Yan menyesalkan para pengelola hotel yang abai dalam selektifitas penerimaan tamu, sehingga pasangan haram bisa lolos dan melakukan perzinahan di hotel tempatnya.

“Mestinya para pengusaha hotel jangan hanya fokus dengan money oriented, namun norma agama dan adat ketimuran juga harus diperhatikan, sehingga hotel tidak dijadikan ajang mesum dan kemaksiatan lainnya,” tegasnya berapi api

Setelah terjaring, semua  pasangan dibawa ke Mapolsek Mangkubumi untuk didata dan diberikan pembinaan serta tuntunan pertaubatan oleh para Ulama dan aparat Muspika.

Iptu Jajat Jatnika SH menegaskan pihaknya akan terus mendukung Team Perda Tata Nilai agar wilayah Kecamatan Mangkubumi bersih dari  beragam kemaksiatan, baik perzinahan, peredaran miras dan narkoba, perjudian, judi sabung ayam dan kemaksiatan lainnya, tegas Kapolsek muda yang baru menjabat beberapa bulan di Mangkubumi

“Semoga air mata yang membasahi pipi mereka saat tuntunan pertaubatan, bukan penyesalan sesaat tetapi  menjadi momentum tonggak kesadaran dan perbaikan diri ke depan untuk menjadi lebih baik,” harap Ust Acep Firman Ketua Da’i Kamtibmas yang turut melakukan pembinaan.

Kita butuh  Walikota yang benar benar respek dan berkomitmen dalam pemberantasan kamaksiyatan di Kota Santri.

“Saya  ingatkan masyarakat untuk selektif dalam menentukan pilihan di Pilwalkot tahun ini, agar Walikota ke depan harus yang benar benar siap menjadi panglima terdepan dalam menangani kemaksiatan di kota santri,” tegas Kyai Yan Yan mengakhiri wawancara dengan team media kami. (Dzm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *