Tasikmalaya, kamarang.id | Sungguh kejam apa yang dilakukan pencuri, sebuah mobil untuk pelayanan masyarakat diembat tanpa ampun.
Mobil jenis Daihatsu Grand Max, milik pimpinan DPRD Kota Tasikmalaya, H Wahid, hilang saat digunakan mengantar seorang pasien ke klinil Almuslimin Tamansari.
H Wahid, yang juga Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Tasikmalaya, mengatakan, setelah Setelah pemeriksaan, pasien dirujuk ke Rumah Sakit Islam Tamansari. Sopir kemudian memarkir mobil di area dalam Masjid At-Taqwa Tamansari.
“Sekitar jam 10 malam, sopir kami masih mengecek kendaraan dan memastikan aman. Tapi pagi-pagi waktu Subuh, kami mendapat kabar mobil itu sudah tidak ada,” jelas H. Wahid.
Hilangnya mobil ini, lanjut Wahid, merupakan kerugian besar bukan hanya bagi partainya, tetapi juga bagi masyarakat luas.
Sebab, menurutnya, mobil tersebut selama ini berperan penting sebagai fasilitas umum untuk mengantar orang sakit, lansia, dan mendukung berbagai kegiatan sosial.
“Saya pribadi sangat terpukul karena mobil itu disiapkan khusus untuk melayani warga yang membutuhkan bantuan cepat. Ini bukan hanya soal barang hilang, tapi sarana pelayanan publik yang dirampas,” tegasnya.
Pihak kepolisian dari Polsek Tamansari telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan sedang mendalami kasus ini. Mereka akan memeriksa CCTV serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.
H. Wahid menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada polisi, namun juga memohon bantuan masyarakat agar segera melapor jika melihat mobil dengan ciri-ciri tersebut.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih peduli terhadap fasilitas umum seperti mobil siaga, yang merupakan aset bersama dan sangat dibutuhkan warga dalam berbagai kondisi darurat.
“Kami berharap kendaraan ini bisa segera ditemukan. Kalau pun pelakunya bisa tertangkap, itu menjadi pembelajaran bahwa fasilitas umum tidak bisa diperlakukan semena-mena,” pungkasnya, (***)











