Peristiwa

Longsor Timbun Jalan di Bojonggambir, Arus Lalu lintas Lumpuh Total

402
×

Longsor Timbun Jalan di Bojonggambir, Arus Lalu lintas Lumpuh Total

Sebarkan artikel ini

Tasikmalaya, kamarang.id | Hujan deras yang terjadi hampir seharian telah mengakibatkan terjadinya bencana longsor di Kecamatan Bojonggambir, Selasa 11 November 2025 sekira pukul 14.30 WIB.

Bencana tanah longsor tersebut mengakibatkan jalan raya yang tepatnya berada di kampung Gemong Desa Mangkonjaya tertutup tanah yang jatuh dari tebing setinggi 15 meter.

Beruntung dalam kejadian tersebut tidaK sampai Menimbulkan korban jiwa, karena lokasi kejadian jauh dari permukiman penduduk.

Warga dan petugas dari polsek Bojonggambir yang tiba di TKP tak bisa berbuat banyak, hal tersebut karena longsoran tanah yang menutup jalan sangat tebal hingga mencapai ketebalan tinggi 5 meter dan panjang 7 meter.

Selain itu puluhan pepohonan yang bertumbangan pun nampak berserakan diantara longsoran tanah tersebut.

Akibatnya arus kendaraan baik roda dua maupun roda empat dari arah Taraju menuju Bojonggambir atau sebaliknaya tak bisa melintas sama sekali.

“Untuk sementara kita belum bisa berbuat banyak, mengingat cuaca yang masih hujan sehingga di khawatirkan akan terjadi longsor susulan,” kata kapolsek Bojonggambir IPDA Agus Sukmana.

Selain itu kata Agus, pembersihan material longsor tidak mungkin bisa dilakukan dengan peralatan manual,

“Kalaupun bisa oleh warga pasti akan membutuhkan waktu yang lama, karena tanah longsoran yang menutup jalan bukan hanya tanah, tapi juga banyak pepohonan yang juga ikut bertumbangan ke jalan sehingga berserakan bercampur tanah” terang Agus.

Akan hal tersebut maka Kapolsek pun langsung melakukan koordinasi dengan Polres untuk meminta bantuan alat berat.

Untuk Sementara, sambil menunggu alat berat, pihaknya siagakan anggota dan warga di sekitar TKP, untuk menjaga agar jangan sampai ada warga yang melintas.

“Karena dikawatirkan akan terjadi longsor susulan, apalagi jiga melihat kondisi tanah tebing yang sepertinya berpotensi terjadi longsor,” pungkas Agus. (Adj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *