Daerah

Kolaborasi Koramil 1208/Manonjaya dan BPP Manonjaya Berdayakan Petani Lokal

205
×

Kolaborasi Koramil 1208/Manonjaya dan BPP Manonjaya Berdayakan Petani Lokal

Sebarkan artikel ini
Kolaborasi Koramil 1208/Manonjaya dan BPP Manonjaya Berdayakan Petani Lokal
Kolaborasi Koramil 1208/Manonjaya dan BPP Manonjaya Berdayakan Petani Lokal

Tasikmalaya, kamarang.id | Dalam upaya mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian warga, Koramil 1208/Manonjaya melaksanakan kegiatan penanaman bibit kedelai di lahan seluas 1.400 meter persegi.

Kegiatan ini melibatkan masyarakat sekitar dengan tujuan mendorong warga agar mau bercocok tanam secara mandiri dan memaksimalkan produktivitas lahan pertanian.

Danramil Manonjaya, Lettu Inf Mirhamdi Siregar, menyampaikan bahwa program ini diharapkan menjadi motivasi bagi masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang ada secara optimal.

“Program ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang ada serta meningkatkan hasil pertanian kedelai yang memiliki nilai ekonomis cukup baik,” ujarnya.

Selain kedelai, warga juga menanam bawang merah di lahan yang sama. Mereka mendapatkan pendampingan mengenai teknik budidaya agar hasil panen lebih maksimal.

Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat di wilayah Manonjaya.

Ujang saiful Hidayat, A, Md Kepala BPP Manonjaya memberikan apresiasi atas inisiasi tersebut, mengingat tanaman kedelai sebelumnya belum menjadi komoditas umum di wilayah tersebut.

“Mudah-mudahan dengan kolaborasi Koramil dan BPP Manonjaya, ke depan pertanian tidak hanya fokus pada padi, tetapi juga kedelai yang memiliki nilai ekonomis tinggi,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa pemasaran hasil kedelai akan dikolaborasikan dengan pelaku UMKM setempat agar dapat diolah dan dipasarkan lebih luas.

“Ini merupakan terobosan baru di BPP Manonjaya. Ke depan, kedelai lokal dengan kualitas yang baik bisa memiliki daya saing lebih kuat di pasar,” jelasnya.

Program ini diharapkan menjadi percontohan bagi wilayah lain, bahwa diversifikasi pertanian dapat menjadi solusi untuk meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah. (Boy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *