Daerah

Al Mumtaz Rilis Sejumlah Ormas yang Menolak Konser Band Hindia di Lanud Wiriadinata

238
×

Al Mumtaz Rilis Sejumlah Ormas yang Menolak Konser Band Hindia di Lanud Wiriadinata

Sebarkan artikel ini
Al Mumtaz Rilis Sejumlah Ormas yang Menolak Konser Band Hindia di Lanud Wiriadinata
Al Mumtaz Rilis Sejumlah Ormas yang Menolak Konser Band Hindia di Lanud Wiriadinata

Tasikmalaya, kamarang.id | Aliansi Aktivis dan Masyarakat Muslim Tasikmalaya (Al Mumtaz), menyampaikan sikap penolakan atas penampilan Hindia Band dan Lomba Sihir pada event konser di Kota Tasikmalaya.

Sekaligus analisis kontinjensi atas situasi tidak terduga yaitu jika Polda Jabar dan Pemkot Tasikmalaya mengeluarkan Izin Konser Musik yang mengancam Ideologi Pancasila, yang:

1. Diselenggarakan oleh EO yang melanggar prinsip legalitas, dan kepatuhan hukum. terbukti menjual tiket sebelum mengantongi izin resmi.

2. Mengandung indikasi faham satanik anti-agama, melalui simbolisme, lirik, dan narasi panggung yang bertentangan dengan Sila Pertama Pancasila: Ketuhanan Yang Maha Esa.

3. Dapat memicu kontroversi, konflik sosial, dan keresahan ideologis di tengah masyarakat religius Kota Tasikmalaya.

Berikut Ormas/Komunitas/Lembaga/ Okp yang menolak penampilan Band Hindia & Lomba Sihir :

1. MUI KotaTasikmalaya
2. PC NU Kota Tasikmalaya
3. PD PERSIS Kota Tasikmalaya
4. PD Muhammadiyah Kota Tasikmalaya
5. PD PUI Kota Tasikmalaya
6. Brigade THALIBAN
7. FPI Kota Tasikmalaya
8. Majelis Mujahidin Kota Tasikmalaya
9. JAS Tasikmalaya
10. Pemuda Muhammadiyah
11. Kokam
12. IMM
13. Pemuda Persis
14. Brigade PERSIS
15. HIMA PERSIS
16. Pemuda PUI
17. HIMA PUI
18. HMI
19. KAMMI
20. LSM Sajalur
21. Indoboxing
22. Tsabatul Jaisy
23. GRIB JAYA Kota Tasikmalaya
24. GRIB JAYA Kab. Tasikmalaya
25. Ponpes Al Irsyadiyah
26. Ponpes Sulalatul Huda
27. Ponpes Nur Jarnauziyah
28. Ma’had Ihya As Sunnah
29. RDA Islamic Life School
30. GPIS
31. Majelis Baperan
32. Pimda 262 Tapak Suci.
33. ⁠FORPIS
34. Biker Subuhan Tasikmalaya
35. Good Biker Indonesia

Sementara itu ketua FPI kota Tasikmalaya KH Yanyan albayani lebih menegaskan bahwa Tasik tidak alergi terhadap seni dan musik.

Namun menurutnya, apabila sebuah konser yang berafiliasi dengan sistem dan methode musik yang menonjolkan hal hal diluar aqidah islam seperti satanic dan premason atau bahkan mengiring penontonnya untuk memahami atheis, itu yang sangat dilarang oleh agama dan keyakinan umat islam. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *