Daerah

SDIT Ainun Berhasil Cetak 19 Anak Usia 7 Tahun Hapal Al Quran Juz 30 dalam waktu Kurang dari Setahun

495
×

SDIT Ainun Berhasil Cetak 19 Anak Usia 7 Tahun Hapal Al Quran Juz 30 dalam waktu Kurang dari Setahun

Sebarkan artikel ini

Tasikmalaya, kamarang.id | SDIT Ainun KOTA Tasikmalaya yang beralamat Di jl Cipanas Galunggung, Pasanggrahan Cibunigeulis, Kecamatan Bungursari Kota Tasikmalaya, menggelar Uji Publik Juz 30/Tasmi Terbuka Juz 30, Senin 23 Juni 2025.

Pada kesempatan tersebut, 19 orang mendapatkan selempang tanda telah khatamnya juz 30 yang disematkan oleh KH Yan-yan Al Bayani, S.Kom.I ,M.Pd selaku Muballigh yang diundang pada kegiatan tersebut.

Sebelum penyematan selempang, anak anak tersebut diuji dahulu secara terbuka di depan dewan guru, orang tua dan tamu undangan. Para tamu undangan diminta mengambil kertas pertanyaan secara acak, yang berisi nama berikut pertanyaan yg akan diujikan kepada anak.

Luar biasa semua anak yang rata rata baru berumur 7 tahun, bisa menjawab semua pertanyaan yang diajukan. Mereka bisa melafalkan ayat Al Qur’an dengan tepat, benar dan fasih, padahal usia sekolah tersebut belum genap 1 tahun.

Menurut Ust Deden Nugraha S.Kom.I ,M.Pd selaku Kepala SDIT AINUN Kota Tasikmalaya, anak anak tersebut dididik Tahfidz Al Qur’an, belum genap 1 tahun.

“Tapi dengan ketekunan anak anak dan kesabaran para ustadz ustadzah dalam membimbing hapalannya, mereka bisa mencapai target hapalan Juz 30 dalam jangka waktu 10 bulan dengan baik,” tutur Ust Deden dengan wajah sumringah.

Sementara itu, Ust Muhammad Ishaq.S.S.,M.Pd selaku Ketua Yayasan Daar El Khair yang menaungi SDIT AINUN Menuturkan, dirinya cukup senang atas capaian yang diraih oleh siswa siswi SDIT AINUN.

“Semoga ke depan anak anak diberikan kelancaran dalam melanjutkan hapalannya,” tegasnya.

Uji publik Juz 30 kemarin, menjadi pembuktian keberhasilan salah satu misi SDIT AINUN yaitu melaksanakan Program Tahfidzul Qur’an, serta meningkatkan prestasi akademik dan non akademik.

Selepas Uji Publik/Tasmi juz 30 secara terbuka, acara dilanjutkan dengan Tabligh Akbar dengan Muballigh KH.Muhammad Yan-yan AL Bayani S.Kom.I.,M.Pd.

Dalam tausiyahnya, Kyai yang juga tokoh ulama Tasikmalaya menyampaikan bahwa pengenalan anak anak sejak dini dengan program tahfidz Al Qur’an adalah langkah yang sangat tepat.

“Sejak masa kanak kanak mereka sudah dikenalkan dengan Al Qur’an, sehingga saat menginjak usia remaja, mereka bukan cuma hapal tapi juga memahami isi kandungannya, sehingga hidupnya mulia di dunia dan akhirat,” tegasnya.

SDIT yang berada di komplek Pondok Pesantren Mathlaul Huda pimpinan KH Ade Bahtiar tsb, cukup representatif untuk mendidik anak anak dengan pembiasaan ibadah dan kegiatan Lainnya yang sarat dengan nilai nilai keagamaan.

Untuk tahun pelajaran tahun2025 – 2026, SDIT AINUN kembali membuka pendapatan untuk siswa siswi baru. Menurut Ust Deden Nugraha, sampai saat ini sudah ada 30 siswa siswi yang sudah mendaftarkan diri untuk tahun pelajaran 2025 – 2026.

“Kami masih membuka pendaptaran untuk siswa siswi baru, insya Alloh sekolah kami mengutamakan kualitas pelayanan pendidikan terhadap anak didik, dengan biaya yang sangat terjangkau oleh semua kalangan,” tutur Ustad Deden Nugraha.

Keberadaan SDIT AINUN yang menargetkan anak didiknya hapal Al Qur’an 1 juz setiap tahunnya, mendapat apresiasi yang cukup besar dari warga masyarakat, terbukti banyak warga yang berbondong bondong mendaftarkan anak anaknya sejak dibukanya pendapatan baru. (Dzm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *