Tasikmalaya, kamarang.id | Ikatan Keluarga Minang (IKM) Tasikmalaya, akan membangun masjid adat di Tamansari dalam waktu dekat ini.
Syahrial Koto, ketua IKM Tasikmalaya, mengungkapkan, masjid tersebut akan dibangun diatas tanah seluas 2.800 meter persegi.
Lokasi yang akan menjadi pembangunan masjid ini dibeli secara swadaya oleh warga dengan harga Rp 1.350.000.000 (Satu Milyar Tiga Ratus Lima Puluh Juta Rupiah) disyukuri sudah lunas dibayar.
“Kami telah mengumpulkan infak dan sedekah selama tiga tahun hingga proses pembelian tanah selesai. Saat ini, proses balik nama sertifikat dari pemilik lama ke IKM Tasikmalaya sedang berjalan,”tambah Syahrial.
Syahrial mengungkapkan, selain Masjid sebagai pusat ibadah, akan dibangun juga gedung serba guna yang dapat digunakan oleh masyarakat Minang maupun masyarakat umum untuk berbagai acara, termasuk kegiatan olahraga.
“Di sebelah kiri lokasi, akan didirikan kantor Yayasan, kantor Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), kantor IKM, serta rumah singgah bagi masyarakat musafir yang membutuhkan tempat bermalam,” tambahnya.
Dalam konsep pembangunan juga direncanakan pengembangan UMKM melalui pembangunan ruko yang dapat dimanfaatkan masyarakat sekitar.
“Kami ingin menjadikan Masjid ini sebagai destinasi peradaban yang mempererat percampuran budaya antara Jawa Barat dan Minang.”ucapnya
Tidak hanya sebagai tempat ibadah, rencana pembangunan juga mencakup fasilitas pendidikan seperti Taman Kanak-Kanak (TK) dan madrasah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di komunitas Minang Tasikmalaya.
“Kami mengajak siapa pun yang ingin berinvestasi untuk akhirat dapat mendukung proyek mulia ini. Kami membangun ini bukan hanya untuk warga Minang, tapi untuk seluruh masyarakat Tasikmalaya,” pungkas Syahrial optimis. ***









