Daerah

52 Anggota Polisi dan 7 Warga Salawu dapat Penghargaan dari Kapolres Tasikmalaya

178
×

52 Anggota Polisi dan 7 Warga Salawu dapat Penghargaan dari Kapolres Tasikmalaya

Sebarkan artikel ini

Tasikmalaya, kamarang.id | Kapolres Tasikmalaya, memberikan penghargaan kepada 52 anggota kepolisian dan juga 7 warga sipil, atas kontribusi mereka dalam mendukung tugas kepolisian, Rabu 14 Mei 2025.

Kapolres memberikan penghargaan atas dedikasi serta inovasi dan kreatifitas anggotanya dalam memperkuat pelayanan kepada masyarakat.

Sementara untuk warga sipil, Kapolres Tasikmalaya memberikan penghargaan atas peran aktif mereka dalam membantu pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2025.

“Penghargaan ini bukan hanya simbolis, tetapi bentuk nyata apresiasi kami terhadap kerja keras dan loyalitas seluruh anggota, serta dukungan luar biasa dari masyarakat,” ujar Kapolres Tasikmalaya, AKBP Haris Dinzah, kepada wartawan, di Mapolres Tasikmalaya.

Menurutnya, warga salawu tersebut sangat berperan penting dalam mencegah terjadinya insiden di titik rawan kecelakaan, tepatnya di Tanjakan Bohong Salawu.

Tanjakan tersebut dikenal sebagai lokasi berisiko tinggi, bahkan sempat mencatat dua insiden kecelakaan serius pada 2024.

“Alhamdulillah, berkat kolaborasi solid antara aparat dan warga sekitar, tahun ini kita berhasil mencatat nol kecelakaan di lokasi tersebut,” ungkap Haris.

Warga tersebut diketahui aktif siaga selama 24 jam, membantu kendaraan yang kesulitan menanjak dengan cara mengganjal ban agar tidak tergelincir.

Aksi mereka yang tanpa pamrih itu dinilai sangat krusial dalam mencegah terjadinya insiden lalu lintas yang membahayakan jiwa pengguna jalan.

“Masyarakat ini benar-benar menjadi mitra strategis kami di lapangan. Mereka tidak hanya mengandalkan keberanian, tetapi juga menunjukkan tanggung jawab sosial yang tinggi. Itu sebabnya, Polres Tasikmalaya merasa penting untuk memberi penghargaan langsung,” tambahnya.

Kapolres berharap penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh elemen untuk terus bersinergi menjaga keamanan, ketertiban, dan keselamatan di wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

“Ini bukan akhir dari upaya kita, tetapi titik awal untuk memperkuat kolaborasi demi menciptakan pelayanan publik yang lebih baik dan masyarakat yang lebih terlindungi,” pungkasnya. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *