Politik

Tiga Pasangan Calon sepakat Ciptakan PSU Aman

332
×

Tiga Pasangan Calon sepakat Ciptakan PSU Aman

Sebarkan artikel ini

Tasikmalaya, intiraya.com | Tiga pasangan calon pada pemungutan suara ulang Pilkada Kabupaten Tasikmalaya 2025, sepakat menciptakan PSU damai dan lancar.

Kesepakatan tersebut dideklarasikan bersama unsur Forkopimda, KPU Bawaslu serta tokoh agama Kabupaten Tasikmalaya.

Deklarasi digelar dan diinisiasi oleh Kapolres Tasikmalaya di Mako Polres Tasikmalaya, Kamis 10 April 2025.

 

Ketua KPU Kabupaten Tasikmalaya Ami Imron Tamami mengatakan, semua calon Bupati-Wakil Bupati Tasikmalaya termasuk tim koalisi paslon berkomitmen untuk melaksanakan penyelenggaraan secara damai sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

“Untuk kesiapan dalam penyelenggaraan KPU sudah sangat siap, termasuk tahapan dan logistik hingga tinggal ada beberapa yang belum selesai. Kita siap melaksanakan pilkada pemungutan suara ulang (PSU) tanggal 19 April 2025,” katanya, usai deklarasi.

PSU Rentan Pelanggaran

Sementara Ketua Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Dodi Juanda mengatakan, kegiatan Pilkada damai dan doa bersama ini sangat bagus sekali. Menurutnya, Bawaslu siap melaksanakan pengawasan.

“Kami mengajak masyarakat dalam PSU ini untuk menghindari politik uang, politisasi sara dan netralitas ASN harus betul-betul dijaga,” ujar Dodi.

Karena menurutnya, dalam pemungutan suara ulang di Kabupaten Tasikmalaya sangat rentan terjadi pelanggaran

“Dan kami akan melakukan pengawasan terutama terkait politik uang serta lainnya,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tasikmalaya, Mohamad Zen mengapresiasi deklarasi damai yang digelar supaya Pilkada tersebut berjalan aman, damai dan kondusif.

Zen mengungkapkan, Pemerintah daerah memanfaatkan waktu untuk sosialisasi PSU pada momen Lebaran.

Pemkab berharap pada pemungutan suara ulang (PSU) supaya partisipasi pemilih dalam menyalurkan hak pilihnya nanti bisa meningkat lebih dari partisipasi Pilkada.

“Saya optimistis partisipasi pemilih bisa lebih besar dan bersyukur mencapai 75 persen, kalau di Pilkada lalu hanya 68 persen, pemerintah daerah terus berupaya mensukseskan PSU ini, supaya tingkat partisipasi pemilih meningkat,” pungkasnya. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *