Tasikmalaya, kamarang.id | Anggi (23) warga Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat menjadi korban kebrutalan di duga Genk motor.
Anggi mengalami luka robek dileher setelah mendapat sabetan botol dari pelaku diduga Genk motor di jalan Sl Tobing, Selasa 11 Maret 2025 dini hari.
Lukanya tersebut mendapat 42 jahitan. “Di leher 37 jahitan, di tangan 5 jahitan,” terang Anggi didampingi kakanya, saat benerin jahitannya di salah satu klinik di jl ABR, Selasa Sore.
Adapun kejadiannya terang Anggi, dirinya saat itu tengah pulang sehabis beli mie buat sahur sama teman temannya.
Dari arah berlawanan, Anggi mendapati satu motor jenis Sonic dengan wartawan putih merah yang dikendarai tiga orang, menjalankan motornya secara tak beraturan.
“Saya lihat itu tiga orang satu motor Sonic warna merah putih, bawa motornya itu tidak beraturan, saya ke pinggir untuk menghindar,” tambahnya.
Anggi tidak menyangka pelaku memukulkan sebuah botol ke dirinya dan mengenai kepala samping hingga leher.
“Saya tidak melihat bawa alat atau senjata, sengaja kepinggir tapi pelaku malah memukulkan botol, kena pinggir kepala saya hingga leher,” ujarnya.
Dia mengaku saat itu tidak terjatuh dan langsung mencari bantuan di tempat kejadian.
“Masih sadar, dan saya cari bantuan. Kebetulan ada sekuriti yang langsung manggil polisi yang kebetulan ada sedang santap sahur di warung tidak jauh dari lokasi,” katanya.
Setelah mendapat bantuan, dirinya langsung dibawa ke salah satu klinik di jl ABR guna dilakukan tindakan medis.
Bukan hanya Anggi yang jadi korban, masih ada satu korban yang menurut informasi orang Cilacap yang kebetulan kerja di Tasikmalaya.
“Kejadiannya beruntun, saya dulu, terus ada satu orang lagi, katanya orang Cilacap. Itu mah dibuntuti setelah melukai saya, pelaku melukai orang Cilacap tersebut,” ujarnya.
Gugum, Kaka korban mengatakan, kasus ini sudah dilaporkan ke pihak berwajib dan katanya sedang dilakukan penyelidikan.
“Sudah dilaporkan ke polisi, bahkan jam 5 pagi polisi langsung ke tempat kejadian,” singkatnya. (***)











