Berita

Ulama Tasik Minta Tutup Hotel Tempat Terjadinya Tarian Erotis di Tasikmalaya

274
×

Ulama Tasik Minta Tutup Hotel Tempat Terjadinya Tarian Erotis di Tasikmalaya

Sebarkan artikel ini

Tasikmalaya, kamarang.id | Ulama Tasik Geram atas Beredarnya Vidio Tarian Erotis di Salah Satu Hotel di Tasikmalaya.

Salah satu tokoh ulama Tasikmalaya yang juga Ketua FPI Kota Tasikmalaya, KH YAN-YAN AL BAYANI S.Kom.I ,M.Pd mengungkapkan kegeramannya atas aksi tidak bermoral tersebut.

Dirinya mengecam keras joged erotis yang dilanjut dengan melepaskan Bra di muka umum. Ia mendesak pengelola hotel dan penyelenggara Musik DJ tersebut untuk bertaubat dan meminta maap secara terbuka kepada masyarakat kota Tasikmalaya

Kiai Yan Yan pun mendesak Walikota Tasikmalaya mengambil tindakan tegas dengan menutup hotel tersebut karena telah nyata nyata melanggar Perda Tata Nilai no 7 tahun 2014.

Selanjutnya kiai yang kerap bersuara vokal ini pun menuntut agar DPRD untuk pro aktif melakukan pengawasan sesuai fungsinya, agar ke depan tidak ada lagi restoran, hotel atau tempat hiburan yang menampilkan aksi bejad tidak bermoral yang akan mencoreng moreng Marwah kota santri.

Bahkan ia mendesak agar kinerja Kepala Dinas Pariwisata dievaluasi, andai tidak bisa melakukan pengawasan dan bimbingan terhadap pengelola hotel, restoran dan tempat hiburan, sebaiknya dipecat saja

Selanjutnya selang satu hari pasca joged erotis tersebut sejumlah ormas Islam dan kaum santri mendatangi hotel tersebut untuk menyampaikan nasihat sekaligus melakukan aksi baca Al Qur’an dengan menyetel Murotal Qur’an di tempat yang sehari sebelumnya dipakai aksi bejad tidak bermoral tersebut.

Mereka berharap pengelola menyadari kesalahannya dan tidak lagi mengulangi hal serupa di kemudian hari

“Kami mendatangi cafe dan karoke yang kerap kali mengelar pagelaran tak senonoh yang merusak marwah kota santri, makanya kami lantunkan ayat suci di kafe ini, pengelolanya memang cukup bandel dan kurang ajar selalu menentang kebijakan pemerintah dan ulama,” ujar ustad Abu Hazmi sekretaris umum Almumtaz.

Kyai Yan Yan yang juga pimpinan ponpes Miftahulhuda Jarnauziyyah Mangkubumi, berharap agar hotel hotel dan tempat hiburan lainnya untuk menghormati kearifan lokal kota Tasik yang dikenal dengan kota santri, dengan tidak menyelenggarakan kegiatan yang berbau kemaksiatan.

Seperti diketahui, Baru baru ini beredar sebuah video viral yang memperlihatkan aksi joged atau tarian erotis di sebuah hotel di kota Tasikmalaya.

Dalam video tersebut, terlihat seorang perempuan menari dikelilingi sejumlah perempuan, hingga lupa daratan sambil melepaskan Bra yang kemudian diambil oleh perempuan lainnya lalu diacung acung ke atas sambil berjoged.

Peristiwa yang lokasinya diduga terjadi pada acara musik DJ di salah satu hotel di jln RE Martadinata, kamis malam 28 Mei 2025 lalu, menuai sorotan publik.

Peristiwa tersebut dinilai tidak sesuai dengan norma kesusilaan, terlebih terjadi di Tasikmalaya yang dikenal sebagai kota santri. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *