Daerah

Rumahnya Rusak Tertimpa Pohon Tiga Bulan lalu, Jaed dan Keluarga Terpaksa Menumpang di Tetangganya

413
×

Rumahnya Rusak Tertimpa Pohon Tiga Bulan lalu, Jaed dan Keluarga Terpaksa Menumpang di Tetangganya

Sebarkan artikel ini

Tasikmalaya, kamarang.id | Nasib miris menimpa Jaed (56) beserta istri dan anak anaknya, warga Kampung Sindang Resik RT 02/06, Kelurahan Awipari, Kecamatan Cibeureum Kota Tasikmalaya.

Selama kurang lebih 3 bulan, dia beserta keluarganya terpaksa tidur menumpang di Tetangganya yang kebetulan sanak saudaranya, lantaran rumah yang ia tinggali hancur terkena pohon kelapa yang tumbang saat hujan deras tiga bulan lalu.

Dani, tetangga Jaed, mengatakan, saat kejadian, ada satu anaknya tertimpa reruntuhan dan kena kepalanya sehingga mengalami sobek.

“Saat itu, keluarga yang lain sedang berada di kamar, namun satu anaknya lagi di dapur, mau lari ke kamar tidak keburu, malah keburu tertimpa reruntuhan dan kepalanya terluka,” ujar Dani, Sabtu 17 Mei 2025.

Adapun perhatian dari pemerintah, lanjut Dani baru sebatas keperluan makan saja itu pun dulu pas kejadian.

“Ada dari pesantren, kalau dari Tagana ada terpal saja, sementara pihak kecamatan datang saja ke sini, sampai saat ini belum ada bantuan dari pihak pemerintah,” tambah Dani.

Mendengar hal tersebut, Farid, Tokoh masyarakat Cibeureum, langsung melihat lokasi, pihaknya berencana mengadakan open donasi dan juga akan memperjuangkan hak korban ke pemerintah setempat.

“Miris kang, kejadiannya saya dengar pas puasa, sampai saat ini dibiarkan begitu, belum ada perhatian dari pemerintah. Insyaalloh kita akan open donasi, dan juga mengajukan ke pihak terkait,” ucapnya.

Apalagi lanjut Farid, sebentar lagi kang Jaed akan menikahkan putri pertamanya, sementara tempat tinggalpun tidak punya.

“Iya kebetulan, pak Jaed ini akan menikahkan putrinya, saya dengan istri sedang mengurus administrasinya,” ujarnya.

Farid berharap, pemerintah cepat tanggap terhadap kejadian yang menyangkut hajat hidup masyarakatnya.

“Mudah mudahan ini jadi perhatian pemerintah, kasihan,” harapnya.

Diketahui, Jaed sehari harinya menjual tikar secara keliling. Jaed memiliki tanggungan satu istri dan empat anak yang kesemuanya perempuan. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *