Berita

Menunggu Polesan Tangan Dingin Cecep – Asep

145
×

Menunggu Polesan Tangan Dingin Cecep – Asep

Sebarkan artikel ini

Tasikmalaya, kamarang.id | Kabupaten Tasikmalaya kini resmi memiliki Bupati dan wakil setelah serangkaian polemik pada Pemilukada 2024. Bupati terpilih dan pasangan yakni Cecep Nurul Yakin dan Asep Sopari Al Ayubi.

Mereka dilantik Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi pada Rabu 04 Juni 2025, di halaman gedung Pakuan Provinsi Jawa Barat, dan disaksikan masyarakat Kabupaten Tasikmalaya baik secara langsung maupun daring.

Hal tersebut merupakan kabar gembira bagi masyarakat kabupaten Tasikmalaya, yang telah lelah dengan drama drama politik pada pemilihan lalu. Dan juga menjadi harapan baru bagi pembangunan Kabupaten Tasikmalaya.

Cecep yang sebelumnya menjabat wakil bupati bersama Ade Sugianto, tentunya menyisakan banyak pekerjaan rumah yang tentunya harus dibereskan di kepemimpinannya bersama Asep Sopari.

Pekerjaan rumah yang mendasar yakni masih banyaknya jalan rusak di wilayah Kabupaten Tasikmalaya terutama di bagian pelosok desa nya. Dan harapan perbaikan jalan rusak terus menggema di kalangan masyarakat.

Seperti yang diharapkan Aam, warga Pasirangin, Bojonggambir Kabupaten Tasikmalaya. Betapa berharapnya Aam dengan kepemimpinan Cecep – Asep yang mengusung jargon “Tasik Maju”.

Aam menceritakan beberapa wilayah yang dekat dengan tempat tinggalnya masih banyak yang rusak dan belum tersentuh perbaikan selama ada bupati sampai pelantikan bupati terbaru.

“Iya, wilayah kami masih tidak tersentuh perbaikan, selama kabupaten ini berdiri selama ada bupati sampai pelantikan bupati terbaru kemarin,” terang Aam bercerita.

Aam mengatakan, rusaknya jalan di wilayahnya susah untuk dijadikan akses, ada beberapa masyarakat yang sakit mau dibawa ke fasilitas kesehatan malah keburu meninggal dijalan.

“Bukan bohong, ada yang sakit keburu meninggal, bahkan yang mau melahirkan pun malah keburu melahirkan di jalan,” tambah Aam.

Aam menunjukan beberapa wilayah seperti jalan Cireundeu Cihanura, Perbatasan Garut selatan, lalu jalan penghubung desa bojongkapol Bojong Gambir dengan Desa Sukahurip Cipatujah yang penuh lumpur, seperti saluran irigasi tanpa air.

“Malah sempat pak Cecep sebelum pilkada pernah lewat jalan sini. Mudah mudahan pak Cecep bisa berkolaborasi dengan pemerintah provinsi dan pusat. Karena katanya ini jalan provinsi jadi tidak bisa menggunakan Dana desa,” harapnya.

Seperti diketahui, pasangan Cecep – Asep mengusung salah satu visi 2 tahun kepemimpinannya jalan kabupaten Tasikmalaya lecir (beres). Menarik untuk dinanti. (Al)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *