Tasikmalaya, kamarang.id | Nasib miris menimpa seorang warga Kampung Ciamtayan, Desa Cempakasari, Kecamatan Bojonggambir, Tasikmalaya, Jawa Barat.
Agus, terpaksa mengikat tubuh istrinya Kokom yang tengah sakit, sembari menjalankan motor membelah jalan berlumpur tanah, hendak berobat ke klinik.
Takdir tidak berpihak kepada Agus, Kokom meninggal ditengah jalan sebelum sempat mendapatkan perawatan.
Ia oleh Agus hendak dibawa berobat ke klinik di Ciheuras Kecamatan Cipatujah, namun meninggal ditengah perjalanan pada Kamis 05 Juni 2025.
Peristiwa tersebut viral beredar di media sosial. Aam salah satu warga Bojonggambir membenarkan peristiwa tersebut.
“Betul, itu belum lama terjadi,” terang Aam dihubungi via pesan whatsapp Sabtu 07 Juni 2025.
Beberap hari lalu, Aam mengungkapkan di jalan Kampung Cempakasari memang sering terjadi peristiwa demikian. ada yang meninggal juga yang melahirkan di jalan karena kondisi jalan yang jelek.
Aam berharap Bupati yang baru dilantik untuk segera memperbaiki kondisi jalan tersebut, Sehingga tidak ada lagi korban yang meninggak ditengah jalan karena sakit atau melahirkan.
“Mudah mudahan segera diperbaiki,” harap Aam.
Mendengar hal tersebut, Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin mengungkapkan turut berbelasungkawa atas kejadian tersebut.
Cecep mengatakan, Pemkab akan memberikan bantuan kepada keluarga korban melalui Dinas Sosial dan BPBD Kabupaten Tasikmalaya.
“Kami sebagai Bupati Tasikmalaya berbela sungkawa atas kejadian tersebut. Saya akan perintahkan BPBD, Dinas Sosial untuk membantu keluarga,” ungkapnya.
Menurut Cecep, kejadian tersebut, menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah untuk memperbaiki infrastruktur jalan hingga meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Tasikmalaya. (AL)









