Tasikmalaya, intiraya.com | 3000 peserta dari berbagai wilayah di Indonesia mengikuti QRIS Unsil Tasik Half Marathon (QRIS UTHM) berlangsung di Kota Tasikmalaya, Minggu (4/5/2025).
Ada tiga kelas half Marathon yang dilombakan seperti 7K, 10K dan 21 K. Start half marathon dilaksanakan di Kampus 2 Unsil Tasikmalaya di Kecamatan Tamansari.
Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan berharap, even seperti ini dapat menjadi pemicu sport tourism di Tasikmalaya.
“Yang namanya tourism pasti ada ekonominya. Tamansari punya potensi alam yakni pemandangannya indah. Katanya pemandangannya mirip-mirip di Bali,” katanya.
Selain itu, Viman juga berharap masyarakat bisa menerima Serta menyambut wisatawan yang datang ke Tasikmalaya.
“Bahkan katanya, rumah rumah warga disekitaran lokasi dijadikan homestay bagi para peserta,” tambahnya.
Rian, salah satu panitia penyelenggara, menjelaskan, rute QRIS UTHM melewati tiga danau, hutan karet dan persawahan. Rain menuturkan, kontur dan elevasi tracknya menyerupai di Borobudur run.
Rian mencatat ada 3 ribu peserta yang sudah mendaftar. Tak hanya dari pulau Jawa saja, juga luar Jawa. Sebagian besar peserta berasal dari luar daerah.
“Tapanuli, kalimantan Ada dari Sumatera, Kalimantan. Terjauh Aceh, dan beberapa kota di Kalimantan. Ini diluar ekspektasi kami sebagai panitia untuk ukuran Kota Tasik. Dan lebih mengejutkan, justru yang paling banyak peserta dari luar Tasik,” jelasnya.
Jadi Event Tahunan
Wakil Rektor Universitas Siliwangi Tasikmalaya, Gumilar mengatakan, rangkaian even ini bagian dari dies natalis ke 47. Ia berharap dapat menjadi even tahunan.
“Mudah-mudahan bisa berlanjut di tahun-tahun selanjutnya. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat dan tentunya para sponsor,” ujarnya.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia, Laura Rulida Eka Sari mengatakan, even QRIS UHTM memiliki potensi multiplier efek terhadap ekonomi.
Tidak hanya sekadar arena olahraga untuk kebugaran tubuh, juga dapat menjadi lokomotif ekonomi daerah.
“Ada potensi multiplier efek, kuliner, hotel, transportasi dan UMKM. Seluruh transaksi selama penyelenggaraan QRIS UTHM 2025 termasuk di area tenant dan booth UMKM menggunakan QRIS,” jelasnya.
Laura mencatat, proses transaksi menggunakan QRIS di Tasikmalaya mengalami pertumbuhan sebesar 743% (yoy). Menurutnya pertumbuhan transaksi tersebut dapat menggerakkan ekonomi.
“Dengan mengutamakan keamanan data pribadi dan kenyamanan peserta, penggunaan QRIS diharapkan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap ekosistem pembayaran digital di Kota Tasikmalaya,” tutupnya. (***)









